Membandingkan Sesuatu dengan “Groot, Groter, Grootst” dalam Bahasa Belanda

Membandingkan Sesuatu dengan Groot, Groter, Grootst dalam Bahasa Belanda

Dalam komunikasi sehari-hari, sangat esensial untuk dapat membandingkan dua hal atau lebih. Dalam bahasa Belanda, ini di sebut, trappen van vergelijking atau tingkatan perbandingan kata sifat. Banyak pembelajar bingung saat mengubah bentuk kata sifat menjadi bentuk pebandingan. Padahal, penguasaan materi ini sangat membantumu dalam memberikan deskripsi yang lebih spesifik.

Mempelajari cara mengubah kata seperti groot menjadi groter dan grotst akan membuat kemampuan berbicaramu menjadi meningkat signifikan. Artikel ini akan membahas 3 tingkatan perbandingan mulai dari bentuk dasar hingga bentuk yang paling tinggi tingkatannya.

Stellende Trap

Stellende Trap

Tingkatan yang pertama adalah stellende trap yang kita gunakan untuk menyatakan kualitas suatu barang tanpa membandingkannya dengan benda lain. Bentuk dasar ini juga kita gunakan untuk membandingkan 2 hal dengan tingkat kualitas yang sama alias setara. Bahasa Belanda memiliki kombinasi kata even yang diikuti kata sifat, kemudian diakhiri kata als.

Contoh penerapannya, “Mijn auto is even groot als jouw auto” (Mobilku sama besarnya dengan mobilmu). Di sini, kata sifat groot masih dalam bentuk aslinya tanpa ada tambahan di awal dan di akhir.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan bentuk negatif untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak memiliki kualitas yang sama dengan yang lain. Contoh, “Deze tas is niet zo duur als die tas” (Tas ini tak semahal dengan tas yang itu).

Bagaimana, gampang, kan? 🙂

Vergrotende Trap

Vergrotende Trap

Selanjutnya, tingkat kedua yang bisa kita sebut vergrotende trap. Ini berfungsi untuk menyatakan bahwa suatu benda memiliki kualitas lebih dari pada benda yang lain. Aturan umumnya, kamu hanya menambahkan akhiran -er pada kata sifat dasar tersebut. Namun, kamu juga harus memerhatikan ejaan kata sifat tersebut karena sering terjadi perubahan vokal. Misalnya, kata groot menjadi groter. Di sini huruf “o” dihilangkan untuk menjaga panjang pendeknya suara saat diucapkan.

Setelah kata sifat tersebut, kamu harus menambahkan kata “dan” untuk menunjukkan perbandingan antara 2 objek yang berbeda. Contoh penerapannya, “Mij broer is groter dan ik” (Kakak Laki-lakiku lebih tinggi dari aku).

Jika kata sifat berakhiran huruf “r”, maka kamu harus menambahkan akhiran -der agar kata tersebut mudah diucapkan. Contoh, kata duur menjadi duurder seperti pada kalimat, “Goud is duurder dan zilver” (Emas lebih mahal daripada silver).

Overtreffende Trap

Nah, ini adalah tingkatan terakhir. Tingkatan ini kita gunakan untuk menyatakan bahwa suatu benda memiliki kualitas paling tinggi diantara kelompoknya. Di sini, kamu perlu menambahkan akhiran -st pada kata sifat dasar tersebut untuk menambahkan makna “paling” atau “ter…”. Biasanya, kata sifat dalam bentuk ini diawali artikel het saat berfungsi sebagai keterangan dalam kalimat. Contoh, “Dit is het grootst boek van de bibliotheek” (Ini adalah buku paling besar di perpustakaan ini).

Jika kamu menggunakan kata sifat ini tepat sebelum kata benda, kamu harus menambahkan huruf -e juga. Contoh, “De grootste stad van Nederland is Amsterdam” (Kota terbesar di Belanda adalan Amsterdam).

Terdapat pula beberapa kata sifat yang memiliki bentuk tidak beraturan, yang artinya harus kamu hafalkan. Contoh, “goed” menjadi “beter” (lebih baik) dan kemudian menjadi “best” (terbaik). Sekilas, mungkin terlihat tak asing dengan bahasa Inggris, kan? 😀

Semoga artikel ini bermanfaat, ya! 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *