Pernah gak sih, kamu membayangkan dirimu berjalan di sebuah kota yang menampilkan ilustrasi cerita dongeng di setiap sudutnya? Kalau iya, maka Colmar adalah jawabannya. Terletak di wilayah Alsace, Prancis bagian timur, kota ini seolah-olah melompat keluar dari lembaran buku dongeng. Dengan deretan rumah kayu berwarna-warni, kanal-kanal kecil yang tenang, dan jalanan berbatu yang sempit, tidak mengherankan jika para animator Disney menjadikannya inspirasi utama untuk menciptakan desa tempat tinggal Belle dalam film animasi klasik Beauty and the Beast.
Perpaduan Budaya Prancis dan Jerman

Keunikan Colmar tidak lepas dari sejarah panjang wilayah Alsace yang sering berpindah tangan antara Prancis dan Jerman selama berabad-abad. Perpaduan dua budaya besar ini menciptakan arsitektur yang sangat khas, yaitu rumah-rumah half-timbered (rumah dengan rangka kayu yang terlihat di luar) bergaya Jerman namun memiliki detail keanggunan ala Prancis.
Dahulu, warga lokal menggunakan warna untuk menandakan jenis usaha pemiliknya. Misalnya, rumah berwarna biru biasanya milik pengrajin kayu, sedangkan warna kuning milik tukang roti. Saat ini, penduduk setempat tetap mempertahankan skema warna pastel tersebut, sehingga Colmar menjadi salah satu kota paling berwarna di dunia. Berjalan di sini memberikan sensasi visual yang luar biasa, di mana setiap bangunan memiliki karakter dan ceritanya masing-masing.
Little Venice (La Petite Venise)

Salah satu area paling ikonik di Colmar adalah La Petite Venise atau “Venesia Kecil”. Area ini merupakan deretan rumah di tepi sungai Lauch yang dulunya merupakan kawasan para pedagang ikan, penyamak kulit, dan tukang kebun. Di sini, kamu bisa menyusuri kanal menggunakan perahu datar kecil, persis seperti di Venesia.
Dari atas perahu, kamu akan melihat pantulan rumah-rumah kayu yang berwarna-warni di permukaan air yang jernih. Salah satu spot terbaik untuk mengagumi area ini adalah dari jembatan di Rue des Écoles. Jajaran rumah tua dengan hiasan bunga geranium yang menggantung di jendela akan memukau siapa pun yang melihatnya. Suasana di Little Venice sangat tenang, jauh dari kebisingan kota besar, menjadikannya tempat favorit bagi para pelancong yang mencari romantisme dan kedamaian.
Air Mancur Ikonik

Jika kamu penggemar film Disney, Colmar akan membangkitkan sensasi nostalgia yang kuat saat kamu berjalan-jalan di sana. Kamu bisa mengunjungi Place de l’Ancienne Douane, sebuah alun-alun dengan air mancur di tengahnya yang sangat mirip dengan air mancur tempat Belle duduk sambil membaca buku dan bernyanyi. Meski banyak desa di Alsace yang mirip, Colmar memiliki detail yang paling mendekati nuansa “Provincial Life” dalam film tersebut. Mulai dari toko roti tradisional yang menjual Kougelhopf (kue khas Alsace) hingga perpustakaan tua, semua terasa sangat akrab bagi mereka yang tumbuh besar bersama cerita Beauty and the Beast.
Spot Ikonik yang Wajib Dikunjungi

| NAMA LOKASI | KEUNIKAN | AKTIVITAS UTAMA |
| Maison Pfister | Bangunan Renaissance tercantik di Colmar. | Foto arsitektur & mengagumi lukisan dinding. |
| Quai de la Poissonnerie | Kawasan bekas pasar ikan yang sangat berwarna. | Berjalan santai & menikmati kuliner laut. |
| Koïfhus | Bekas gedung bea cukai kuno yang megah. | Melihat arsitektur Gotik dan Renaissance. |
| Museum Unterlinden | Museum di bekas biara abad ke-13. | Melihat karya seni bersejarah Isenheim Altarpiece. |
Kesimpulan
Salah satu hal yang membuat Colmar semakin istimewa adalah suasananya yang tetap autentik meski menjadi tujuan wisata kelas dunia. Keunikan utamanya terletak pada pemeliharaan bangunan bersejarah yang sangat rapi. Kamu bisa menikmati arsitektur half-timbered yang legendaris tanpa merasa terjebak di tempat wisata yang “dibuat-buat”.
Untuk masuk ke kawasan Kota Tua (Old Town) Colmar, kamu tidak dipungut biaya alias gratis. Kamu bebas mengeksplorasi jalanan berbatu dan kanal-kanal cantiknya sepuas hati. Tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama pasangan karena suasananya yang sangat romantis, atau bersama teman yang ingin merasakan tinggal di dunia dongeng.
Kawasan wisata di sini umumnya hidup mulai pukul 09.00 hingga 19.00. Namun, sangat disarankan untuk datang saat pagi hari atau saat menjelang matahari terbenam untuk mendapatkan cahaya terbaik. Menjelang malam, lampu-lampu kota yang hangat mulai menyala, memberikan efek magis pada bangunan-bangunan tua tersebut.
Selain untuk belajar sejarah dan budaya, Colmar adalah surga bagi para pemburu foto. Desain bangunannya yang simetris, warna-warni bunga di setiap jendela, dan refleksi air kanal menjadikannya latar belakang yang sempurna untuk koleksi feed media sosial kamu. Jadi, pastikan baterai kamera kamu penuh!

