Menguasai penyebutan angka adalah dasar yang sangat penting dalam mempelajari sebuah bahasa. Tak terkecuali bahasa Belanda. Namun, banyak pembelajar yang merasa kesulitan saat berurusan dengan penulisan tanggal dan jam. Ini karena bahasa Belanda punya logika waktu yang sangat berbeda dari bahasa lain. Kesalahan sedikiit saja pun bisa membuat maknanya menjadi berbeda, yang nantinya malah berakibat fatal pada jadwal janji temu kamu. Selain masalah jam, penulisan tanggal juga memiliki aturan formal yang wajib kamu ikuti.
Di artikel ini, kita akan membahas aturan penulisan jam dan penanggalan dalam bahasa Belanda.
Logika “Half”

Salah satu tantangan pembelajar bahasa Belanda adalah penggunaan kata “half” saat menyebutkan jam. Dalam bahasa Inggris, “half six” itu artinya jam enam lewat tiga puluh menit atau setengah tujuh. Namun dalam bahasa Belanda, kata “half” itu merujuk pada jam yang akan datang, bukan yang sudah lewat.
Semisal, jika orang mengatakan “Het is half acht” artinya sekarang jam tujuh lewat tiga puluh menit atau pukul setengah delapan. Secara harfiah, ia mengatakan bahwa waktu sudah mencapai setengah menuju pukul delapan. Nah, akibatnya, logika ini sering membuat orang asing datang satu jam lebih awal dari waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
Contoh lainnya, “We spreken om half drie af” (Kita berjanji temu pada pukul setengah tiga).
Bagaimana? Gampang, bukan? 😀 .Memahami aturan ini sangat krusial supaya tidak terjadi kesalahpahaman saat kamu menjadwalkan janji temu dengan orang di Belanda.
Menavigasi Menit Lewat Kata Voor dan Over

Setelah memahami konsep “setengah” dalam jam, kita beralih ke bagaimana cara menyebutkan menit secara spesifik dan detail. Bahasa Belanda menggunakan “over” (lewat) dan “voor” (kurang) untuk menunjukkan posisi menit terhadap jam terdekat.
Misal, saat kamu ingin mengatakan pukul dengan sepuluh menit pertama, kamu bisa mengatakan “Het is tien over twee” (Sekarang pukul dua lewat sepuluh). Namun, saat mendekati titik setengah jam, logika kalimatnya akan berubah menjadi lebih kompleks lagi. Misalnya, pukul 04:25, kamu bisa mengatakan “Het is vijf voor half vijf” (Limat menit lewat dari setengah tiga).
Contoh lainnya, “De trein vertrekt om kwart voor negen” (Kereta berangkat pukul sembilan kurang seperapat).
Aturan Menyebut Tanggal dan Urutan Angka secara Formal

Menyebut tanggal dalam bahasa Belanda memerlukan aturan angka bertingkat atau rangtelwoorden. Berbeda dengan bahasa Indonesia, kamu harus menambahkan akhiran -ste atau -de pada angka yang disebutkan tersebut. Untuk tanggal 1-19, akhiran yang digunakan biasanya adalah -de, kecuali untuk beberapa pengecualian. Contoh, “Vandaag, het is de eerste Januari” (Hari ini adalah tanggal 1 Januari).
Untuk angka 20 keatas, akhirannya selalu menggunakan -ste. Contoh, “Mijn verjaardag is op eenentwintig Oktober” (Ulang tahunku adalah pada tanggal 21 Oktober).
Selain itu, penyebutan tahun dalam bahasa Belanda biasanya dibagi menjadi dua bagian angka berbeda. Misal, tahun 1995 disebut negentien vijfennegentig. Yang di mana secara harfiah berarti sembilan belas sembilan puluh lima. Namun, untuk tahun 2000 ke atas, mereka menyebutnya secara utuh.
Kesimpulan
Bagaimana, gampang, kan? :D. Penguasaan terhadap sistem jam dan penanggalan akan mempermudah kamu suatu saat kamu berada di Belanda. Intinya, kamu harus membiasakan diri dengan logika “setengah jam kedepan” yang menjadi ciri khas utama bahasa Belanda. Konsistensi adalah kunci yang akan membuatmu semakin mahir dalam mempelajari bahasa Belanda.

